Home arrow Artikel arrow Hak Allah Atas Hamba-Nya
Hak Allah Atas Hamba-Nya Print
Written by Muhammad bin Jamil Zainu   
Monday, 24 February 2003
Soal 1:  Mengapa dan untuk apa Allah menciptakan kita?
Jawab:
 
Allah menciptakan kita agar kita beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya berdasarkan firman Allah:
Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah pada-Ku  (adz-Dzariat:56)             
 

Dan sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam:

Hak Allah atas hamba-Nya adalah supaya hamba itu beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya. (HR. Bukhari Muslim)

Soal 2:  Apa itu ibadah?

Jawab:

Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai Allah, baik perkataan maupun perbuatan, seperti berdoa, shalat, menyembelih hewan dan lain  sebagainya, seperti firman Allah subhanahu wa ta`ala:

Katakanlah:  Sesungguhnya shalatku, qurbanku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Pencipta Alam, (al-An`am: 162)

Dan sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam:

Tidaklah  mendekatkan diri hamba-Ku kepada-Ku dengan sesuatu pun yang lebih aku cintai kecuali apa yang Aku wajibkan kepadanya. (Hadits Qudsi riwayat Bukhari)

Soal 3:  Bagaimana kita beribadah kepada Allah?

Jawab:

Beribadah kepada Allah adalah sebagaimana yang diperintah Allah dan Rasul-Nya:

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan janganlah  kalian rusak amal-amalmu. (Muhammad:  33)

Barangsiapa  yang beramal tanpa ada perintah dariku, maka ia tertolak.  (HR. Muslim)

Soal 4:  Haruskah kita beribadah kepada Allah dengan rasa takut dan harap?

Jawab:

Ya, demikianlah kita beribadah kepadaNya, sebagaimana Allah mensifati orang-orang mukmin:

Mereka  berdoa kepada Allah dengan rasa takut dan harap. (as-Sajdah: 16)

Dan sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam:

 

Aku  memohon surga kepada Allah dan aku berlindung kepada-Nya dari neraka.(HSR. Abu Dawud)

Soal  5:  Apa yang dimaksud ihsan dalam beribadah?

Jawab:

Ihsan adalah mendekatkan diri kepada Allah dalam beribadah.Allah berfirman:

 

Dialah yang melihatmu ketika kamu berdiri (untuk shalat) dan (melihat pula) perubahan gerak-gerik badanmu di antara orang-orang yang  sujud. (asy-Syu`ara: 218-219)
Dan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:
Ihsan itu adalah kamu beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihat-Nya dan jika kamu tidak bisa melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu. (HR. Muslim)

 

 

 

 


Diambil  dari: Khud Aqidataka, Penulis: Muhammad bin Jamil Zainu, Edisi  Indonesia:  Koreksi Aqidahmu, Penerjemah: Abu Hamdan, Penerbit:  Pustaka Istiqomah, Surakarta, Cetakan I, Rajab 1415 H/ Januari 1995, Halaman:  3-7

Last Updated ( Wednesday, 08 October 2008 )