|
Written by Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
|
|
Monday, 10 March 2003 |
|
Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata : “jika anda telah mengerti apa yang telah aku katakan dengan pengertian yang meresap ke dalam hati,. Telah mengerti arti syirik yang telah dinyatakan oieh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dalam firman-Nya (yang artinya): Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar (An-Nisa’: 48) |
|
Last Updated ( Tuesday, 02 December 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
|
|
Monday, 10 March 2003 |
|
Syaikul Islam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah berkata :”Ketahuilah semoga Allah merahmati anda bahwa tauhid ialah mengesakan Allah dengan beribadah. Inilah dia agama semua Rasul Allah yang diutus untuk para hamba- Nya. Utusan paling pertama adalah adalah Nuh `alaihis-salam 1) yang diutus Allah Ta’ala kapada kaumnya ketika mereka berlaku ghuluw (berlebih-lebihan ) terhadap para ulama sholihin yaitu Wadd, Suwa`, Yaghuts, Ya`uq, serta Nasr “. Makna tauhid menurut syar`i ialah mengesakan Allah dengan cara mempersembahkan segala apa yang khusus menjadi hak Allah; berupa asma`, sifat-sifat, perbuatan-perbuatan dan peribadatan hanya kepada Allah semata, baik secara ilmu maupun secara aqidah (keyakinan). |
|
Last Updated ( Thursday, 27 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 08 March 2003 |
|
Setelah kita tahu, walaupun sedikit tentang bahaya syirik terhadap kehidupan umat manusia secara keseluruhan, kita sebagai umat Islam yang tahu lebih dahulu tentang hal ini, mestinya harus berhati-hati daripadanya. Karena itu kita harus memahami apakah syirik itu dan apa pula jenis-jenisnya. Agar dengan pemahaman yang tepat dan mantap tentang permasalahan ini, kita akan terus waspada terhadap bahaya yang akan tetap mengancam keutuhan aqidah kita . |
|
Last Updated ( Monday, 17 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 08 March 2003 |
|
Tanya: Seringkali kami (penanya) mendengar sebagian orang bersumpah dengan selain nama Allah Azza wa Jalla. Mereka berkata, Demi amanah ini dan ini.” … Ada yang berkata, Demi kemuliaanku, demi hidupku.” Atau bersumpah dengan nama seseorang dan yang lebih memprihatinkan lagi ada yang berkata, Demi berhala, demi kehilangan engkau atau seseorang.” Dan masih banyak ungkapan sumpah yang sering diucapkan banyak orang baik dari kalangan umum maupun terpelajar. Pertanyaan kami adalah apa hukum syar‘i dalam masalah ini? |
|
Last Updated ( Monday, 17 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 08 March 2003 |
|
Tanya:
Akhir-akhir ini tersebar sebuah wasiat dari orang yang disebut Syaikh Ahmad, khadam Masjid Nabawi. Disebutkan di dalamnya bahwa dia melihat Nabi dalam mimpinya, lalu Nabi mewasiatkan beberapa perkara kepadanya, di antaranya adalah agar menyebarkan wasiat itu dan tidak menyembunyikannya. Kami lihat sebagian orang terkait hatinya dengan wasiat tersebut. Mereka sangat takut menyia-nyiakannya agar tidak terkena sanksi berat bagi yang tidak menyebarkannya.Kami lihat sebagian orang terkait hatinya dengan wasiat tersebut. Mereka sangat takut menyia-nyiakannya agar tidak terkena sanksi berat bagi yang tidak menyebarkannya. Bagaimana hukum syari tentang hal ini? |
|
Last Updated ( Friday, 14 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 13 of 28 |